Anak Tukang Bubur Masuk Capratar Akmil

Anak Tukang Bubur Masuk Capratar Akmil

Senin, 6 Agustus 2018 09:36 WIB Publikasi

Sebagaimana layaknya anak muda lainnya, Imron Ichwani yang tinggal di Jl. Cempaka RT 03/06 Desa Selabaya Kec. Kalimanah Kab. Purbalingga juga memiliki cita-cita yang tinggi. Imron kecil kala itu becita-cita masuk STAN, namun lain dulu lain sekarang. Anak ketiga dari enam bersaudara dari Bapak Sugeng Suroso yang sehari-hari berdagang bubur ayam ini sekarang telah menjadi Calon Prajurit Taruna (Capratar) Akmil Tahun 2018.

Ditemui di rumahnya, Bapak Sugeng Suroso menuturkan, Imron anaknya memang cerdas. Dari SD sudah sering ikut lomba Matematika, bahkan nilai matematika pada ujian nasional (UN) 10. Saat duduk dibangku SMP dan SMA Imron juga ikut lomba Olimpiade tingkat Provinsi.

Imron Ichwani menyelesaikan SD di SDN 1 Selabaya Kalimanah (2012) dan SMP di SMP N 1 Purbalingga (2015). Memasuki SMA, Imron harus tinggal bersama Kakeknya di Arcawinangun Purwokerto, karena harus bersekolah di SMAN 1 Purwokerto dan selesai SMA (Jurusan IPA) (2018). Imron yang selama SMA harus tinggal bersama kakeknya di Purwokerto karena jarak yang jauh, selalu aktif dalam organisasi kesiswaan dan paskibraka. Berawal dari sana dan arahan dari Guru Pembina SMA, Imron yang awalnya bercita-cita masuk STAN bersama 16 rekan Almuni SMA N 1 Purwokerto mendaftar AKMIL.

Bapak Sugeng Suroso sendiri, sudah sepuluh tahun ini sehari-hari berdagang bubur ayam keliling dengan menggunakan sepeda motor dengan penghasilan rata-rata Rp. 50.000,-. “Saya cuma dagang bubur ayam keliling, berangkat jam 05.00 sampai jam 09.00 pagi. Rute jualan saya dari Dusun Karangpetir, Grecol, Karangmanyar sampai ke Asrama 406/Ck, balik lagi ke rumah”, terang Sugeng.

Ditanya soal anaknya yang masuk Capratar, bahwa dirinya mengetahui anaknya lolos pada tanggal 28 Juli 2018 yang lalu, langsung ditelepon oleh anaknya. “Alhamdulilah Pak, saya lulus Capratar Akmil, besok tanggal 30 Juli 2018 saya ke Bandung untuk mengambil perlengkapan baju”, cerita Bapak Sugeng. Rasa haru, bangga, bahagia dan gak percaya anak saya diterima menjadi Calon Prajurit Taruna Akmil. Saya dan keluarga sangat senang dan bangga, karena Imron memang anak yang rajin, taat pada orang tua dan tekun beribadah.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda