TMMD Reguler ke 106 Tahun 2019 di Boyolali Resmi Ditutup

TMMD Reguler ke 106 Tahun 2019 di Boyolali Resmi Ditutup

Kamis, 31 Oktober 2019 14:39 WIB Publikasi penrem074/Wrt
Upacara penutupan TMMD Reguler dan Sengkuyung Tahap III Tahun 2019, di seluruh Kodim Jajaran Kodam IV/ Diponegoro, serentak di laksanakan termasuk di wilayah Kabupaten Boyolali, yang terpusat di Desa Sangup, Kec. Tamansari, Kab. Boyolali. Danlanud Adi Soemarmo Kolonel Pnb Adrian P. Damanik, S.T., selaku Inspektur Upacara, sekaligus menutup pelaksanaan upacara TMMD Reguler ke 106 Wilayah Boyolali Tahun 2019, Kamis (31/10/2019).
Dalam upacara penutupan TMMD tersebut, Inspektur Upacara menerima laporan hasil dari pelaksanaan TMMD, baik sasaran fisik maupun non fisik yang pelaksanaannya selama 30 hari, sukses mencapai target 100%.
Hadir dalam upacara penutupan TMMD tersebut, Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Rafael Granada Baay dan Forkopimda Kab. Boyolali.
Dalam upacara penutupan TMMD Reguler ke 106 ini, Danlanud Adi Smo membacakan amanat tertulis Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi yang menyampaikan bahwa makna yang terkandung dalam TMMD adalah TNI bersama dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat secara bersama-sama melaksanakan percepatan pembangunan terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Pangdam, pada TMMD ke-106 TA. 2019 ini telah dilaksanakan pembangunan sasaran fisik berupa pembangunan atau rehab sarana infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah seluruh Indonesia. Diantaranya sarana transportasi berupa jalan, jembatan, renovasi dan pembangunan rumah ibadah, sekolah, rehabilitasi rumah tidak layak huni serta pembangunan sanitasi.
Tak hanya itu, Pencapaian program sasaran fisik di atas juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan Bela Negara, penyuluhan bahaya Narkoba, penyuluhan Pertanian, penyuluhan Peternakan, penyuluhan Kesehatan dan lain-lain.
Lebih lanjut, Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi  meminta agar segala hasil pembangunan sarana dan prasarana fisik yang telah di bangun, dapat di manfaatkan secara maksimal serta di pelihara oleh Pemda beserta segenap warga masyarakat di wilayah ini untuk kepentingan rakyat banyak.
Diakhir amanat Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemda dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan TMMD Ke-106 sehingga dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar.
“Apabila dalam pelaksanaan TMMD ini, terdapat tutur kata dan tingkah laku para Prajurit saya yang kurang berkenan dihati masyarakat, baik disengaja maupun tidak, saya selaku Pengendali Kegiatan Operasional PKO TMMD menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” pungkas Mayor Jenderal TNI Mochamad Effendi.
Seusai upacara dilaksanakan peninjauan pelayanan kesehatan, bazar murah dan perpustakaan keliling serta penyerahan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu. Selain itu juga dilaksanakan pengguntingan pita oleh Danlanud Adi Smo didampingi Danrem 074/Warastratama dan Forkopimda Kab. Boyolali sebagai tanda peresmian penggunaan jalan.

Komando Resort Militer 074/Warastratama, disingkat Korem 074/WRT, adalah Komando Teritorial bawah Kodam IV/Diponegoro. dibentuk 25 April 1965. Wilayah yang berada di bawah kendali Korem 074/Warastratama adalah kota-kota eks Karesidenan Surakarta (Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Sragen, Klaten, Wonogiri dan Boyolali). Korem ini bermarkas di Surakarta.

Artikel Terkait

Berikan Tanggapan Anda